Kamis, 24 Maret 2011

BAHAGIA TANPA SYARAT by Dinar Sugiantoro @dinaries

Akhirnya terhasut juga buat nulis.. Hanya ingin ikut Share tentang Bahagia Tanpa Syarat.

Bertahun lalu bahagia buat saya adalah tanda tanya. Yang mana ya titik yg disebut bahagia? Apakah saat dalam dada seperti ada kup-kupu2 dan lonjakan listrik ribuan watt, sehingga kita ingin selalu tersenyum.
Jadi murah hati. Melihat smua orang tiba-tiba ganteng dan cantik. Perasaan itu saya dapat jika saya mendapatkan sesuatu yang saya inginkan. Misalnya tiba-tiba dapat komisi besar di kantor, naik pangkat., dan lain-lain.

Lalu saya memilih jadi Ibu Rumah Tangga. Nah.. Mana lagi titik yang bisa saya tuju untuk "bahagia". Anak bisa baca? Prestasi bagus? Klise. Saya tahu. Itu hanya awal kecil, karena hidup gak cuma perlu itu.

Titik itu terjawab di BERBAGI. Sejak berjumpa alien Wiro ini, aura BERBAGI kasih benar-benar besar dan menyenangkan. Saat itulah, hingga detik sy menulis ini, saya merasa saya menemukan bahagia hakiki. Tak ada yang tak bisa membuat saya tersenyum. Memiliki listrik jutaan watt di dada. Dan saya selalu merasa, ALLAH memberi saya segalanya. SEGALA KEBAHAGIAAN. Tanpa batas, tanpa syarat. Seperti kekasih yg mendapatkan cinta, dan jatuh cinta padaNYA setiap saat. Itulah yang saya rasakan.

Kini  saya tahu. Saya bahagia luar biasa. Hanya dengan 1 cara sederhana. BERBAGI dengan hati. Just that.

Lakukan sesegera, apa saja, sebisanya, sepenuh jiwa raga, hanya demi cinta kekasih terindah. DIA.

Thanks & Regards
Dinar Sugiantoro

BAHAGIA TANPA SYARAT

Saat sedang ngobrol dengan beberapa orang kawan, mendadak kawan di sampingku berteriak kegirangan setelah menerima pesan di blackberry nya. Hampir loncat dari duduknya.
"Gue bahagiaaaaaaa.." Ucapnya setengah teriak.
Tiga jam setelah itu dia masih mesem-mesem. Enam jam kemudian dia sudah hampir normal. Hmmm.. Esok hari saat bertemu lagi dia malahan sedang mutung seperti lutung.

BAHAGIA.. Kok seperti tensi darah ya untuknya? Momentary..Temporary..

Padahal manusia diciptakan TUHAN memiliki hak untuk BAHAGIA tanpa syarat.
Tidak ada ajaran agama manapun yang mengajarkan bahwa manusia hanya bisa BAHAGIA jika ....
Misalnya : Saya akan bahagia jika punya rumah, mobil mewah, pasangan yang baik & ganteng seperti si Anu & seterusnya.

Manusialah yang mengkondisikan bahwa BAHAGIA itu hanya bisa dicapai jika memenuhi persyaratan duniawi.

Apakah anda perlu status atau jabatan tertentu? Bekerja super keras? Harus memenuhi kualifikasi tertentu untuk merasakan kebahagiaan BERNAFAS? Eh! Jangan-jangan anda tidak sadar ya kalau diberikan kemampuan bernafas itu, anda BAHAGIA ? Atau anda tidak meRASA BAHAGIA saat anda bernafas?
*muka bengong*

Yang luar biasa adalah, TUHAN ciptakan manusia dengan kemampuan super untuk #BERBAGI menciptakan kebahagiaan kepada sesama.

Kesimpulannya : Manusia berhak BAHAGIA tanpa syarat dan memiliki kemampuan menciptakan kebahagiaan tanpa syarat juga.. Lillahita'alla..
Kawan, HIDUP ADALAH PILIHAN, anda mau BAHAGIA atau TIDAK BAHAGIA ?
*silakan pilih, resiko tanggung sendiri*

Rabu, 23 Maret 2011

Selamat Jalan #Qalista, 16th sempurna telah kau lalui.

Sejak awal obrolan via SMS dengan Mba Dewi, mama Qalista beberapa minggu lalu,aku memang merasa sangat 'klik'. Aku memahami setidaknya 10% apa yang saat itu sedang dialaminya. Ibuku tercinta berjuang dengan 2 macam kanker dan 1 macam tumor ganas langka. Hingga kini masih bersama kami.
Posisi Mba Dewi sebagai seorang ibu yang mendampingi putrinya berjuang melawan kanker, setidaknya 10% aku mengerti. Hanya 10% karena membayangkan saja aku tidak mampu dan tidak berani untuk berada di posisinya.
Jangankan kanker, pada nyamuk saja aku tiba-tiba bisa menjadi pembunuh berdarah dingin karena tidak rela si nyamuk menghisap sebagian kecil darah anakku.
Itulah naluri seorang ibu. Yang berjuang 9 bulan dan saat melahirkan buah hatinya. Yang merelakan dirinya menderita ketimbang buah hatinya.

ALLAH ku,limpahkan kesabaran & keikhlasan pada Mba Dewi..

12.13pm.
"Qalista sudah mau pergi nih" Kata Mba Dewi.

Lidahku kelu. Dadaku sesak. Ada sesuatu yang berat di tenggorokan ku..
Untuk ku QALISTA bukan sekedar nama dalam kegiatan #BERBAGI . QALISTA adalah guruku tentang bagaimana memaknai hidup.. Menghargai tiap detik yang berlalu.. Usia yang merupakan rahasia Sang Pencipta Hidup sejatinya dilalui dengan 'RASA'.. Bukan hanya berlalu begitu saja..Tanpa 'RASA' kita tidak bisa dikategorikan sebagai makhluk hidup..
Waktu yang tak terhenti sejatinya tak pernah kita biarkan terlewati tanpa ungkapan kasih sayang pada orang-orang yang kita sayangi.
Tanpa permintaan maaf atas khilaf yang kita lakukan.

Satu hari beberapa minggu lalu Mba Dewi bercerita Qalista mutung karena kehebohan yang disebabkan oleh broadcast keperluan donor darah untuknya.
"Seperti dying aja aku." Kira-kira begitu dia ngedumel.

ALLAH ku, aku titip guru kehidupanku QALISTA SEPTINELA yang hari ini tanggal 23 Maret 2011 Jam 12.15 siang kembali kepadaMU. Aku yakin ALLAH jauh lebih menyayangi QALISTA. Dan ALLAH merasa tugas QALISTA di dunia ini sudah diselesaikan dengan baik. Jangan lupa kuatkan hati seorang ibu yang tegar dan bijaksana, Mba Dewi dan keluarganya, ya Rabb..
Oh,ya.. Titip salam untuk Qalista dariku Ya ALLAH .. Aku baru mau mengucap HELLO, Qalista sudah bilang GOODBYE..Assalamualaikum adik ku, kehidupan di sisi ALLAH pasti jauh lebih menyenangkan.
Aamiin.
http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Minggu, 13 Maret 2011

SAMBUNGAN LANGSUNG JARAK JAUH : DOA KEPADA ALLAH SWT

Hanya orang yang mendapat cahaya Allah yang mendapatkan kebahagiaan hakiki, kebahagiaan yang tidak dibuat-buat, kebahagiaan yang abadi.

Berbeda dengan hal-hal yang bisa kita dapatkan dengan ihtiar, begitu banyak nikmat Allah bertebaran di muka bumi, yang jika kita mau berusaha INSYA ALLAH bisa kita dapatkan. Manusia yang berikhtiar sebaik mungkin menggapai nikmat-nikmat itu, dan yang bermalasan tetap dalam kepurukan hidup.
Namun diluar nikmat yang bisa diperoleh melalui ikhtiar kita itu, cahaya Allah hanya diberikan kepada orang-orang yang INGIN diberi-NYA.

*kedua tangan ambil posisi berdoa dan mengucap " Ya Allah pilihlah hamba untuk menerima cahaya MU, ALLAHUMMA AAMIIN"

Badan manusia diciptakan ALLAH 'SELULER' dan 'BIOPLASMIC'.
Seluler yaitu badan kasar atau jasad yang dapat dilihat.
Bioplasmic yaitu badan yang tak terlihat berupa cahaya atau aura atau energi. Badan Bioplasmic inilah yang melindungi manusia dari gangguan makhluk halus seperti jin dan virus. Juga melindungi manusia dari perbuatan jahat seperti fitnah dan hibah.
Cahaya bioplasmi (Baca AN-NUR ayat 35) memiliki 3 lapis yaitu cahaya :
1. Eterik
2. Astral
3. Kausal

Cahaya biopasmic ini memancar berpijar pijar keluar pada saat manusia :
1. Berniat
2. Berdoa
3. Berprasangka

Bagaimana menghilangkan keraguan dalam setiap NIAT, DOA dan PRASANGKA.
NIAT dan DOA yang baik adalah yang DISEBUT dan DIBAYANGKAN.
Agar otak kiri dan otak kanan bekerja bersamaan.
Secara ilmiah syaraf manusia itu miring. (Jadi jangan marah jika ada yang mengatakan anda miring atau sableng seperti saya,karena memang begitulah adanya.)

Syaraf kanan mengatur badan sebelah kiri demikian pula sebaliknya.
Maka sebaiknya pada saat berDOA menggunakan kata-kata untuk menstimulasi otak kiri , membayangkan untuk menstimulasi otak kanan.

Kiri: Kanan:
-Kata-kata. -Kreatifitas
-Matematika. -Warna
-Verbal. -Artistik
-Logis. -Visualisasi
-Fakta. -Intuisi
-Analisa. -Gagasan
-Syair Lagu. -Khayalan
-Lineal. -Holistik
-Melihat rincian halus. -Musik
-Bentuk
-Ruang
-Sintesa

Pada saat otak menyampaikan pesan pada syaraf, gelombang bioplasmic diaktifkan dan kemudian memancar keluar dari diri kita.

Kamis, 10 Maret 2011

Mas #Adzi nyanyi jgn menyerah. #KankerAnak

Terima kasih untuk lagunya ya Mas #Adzi..

http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Modal #BERBAGI hanya NIAT & DOA.

Tiap manusia diciptakan memiliki perannya masing2 terhadap kehidupan ini. Peran yang dapat kita lakukan hanya bermodal NIAT baik adalah #BERBAGI kpd sesama. Mari kita gaung-kan empati dengan sosialisasikan aksi-aksi #BERBAGI individu maupun berkelompiok. Disertai NIAT & DOA yang baik agar setiap perbuatan kita mendapat ridho Sang Pencipta. Ayo kita #BERBAGI teman2!
Salam, Ina Madjidhan

http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Rabu, 09 Maret 2011

Apa sih THROMBOAPHERESIS itu?

Koar-koar meminta teman-teman #BERBAGI donor THROMBOAPHERESIS untuk #Qalista dan #Adzi. Tapi apasih THROMBOAPHERESIS itu? Adalah suatu metode pengambilan darah dengan memisahkan plasma darah dengan thrombosit nya menggunakan mesin filter khusus.
Metode ini biasanya digunakan untuk plasma dan platelet darah.

Sel darah putih - berfungsi menentang penyakit
Sel darah merah -berfungsi mengangkut oksijen
Platelets - berfungsi menolong menghalang pendarahan

Plasma darah adalah komponen darah berbentuk cairan berwarna kuning yang menjadi medium sel-sel darah, dimana sel darah ditutup. 55% dari jumlah/volume darah merupakan plasma darah.


http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Update #BERBAGI #KankerAnak #Qalista

Telah berkomitmen utk #BERBAGI donor darah kepada #qalista 16th Kanker Darah #KankerAnak
Pak Ari & Pak Aditiya via @adhenoor
Dony via @m4yasarwono
Pak Erwin via @idenyadini & Pak Slamet

Terima Kasih dan Selamat telah merealisasikan niat baik #BERBAGI apa yg telah diberikan Sang Maha Pemberi kepada kita.

Allahumma, limpahkanlah nikmat dunia dan akhirat kepada saudara-saudara ku ini Pak Ari, Aditiya, Dony Sarwono bin Sarwono, Erwin Hanapi Noekman dan Pak Slamet yang telah dengan ikhlas #BERBAGI kepada adik-adikku yang sedang menjalani kehidupan dengan nikmat sakit, ya Rabb. Aamiin Allahumma Aamiin.
http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

#BERBAGI PEDULI #KankerAnak #Adzi 4,5th #Qalista 16th Penderita Kanker Darah

Teman, kebutuhan darah O+ utk pasien kanker darah anak #adzi & #qalista masih diperlukan, sbg info thromboapheresis itu proses pemisahan darah dgn thrombosit dan plasma darahnya. Pendonor harus dlm keadaan fit dan tdk kurang dari 60kg. Darah yg sudah dipisahkan hanya bertahan selama 5jam, shgga proses pengambilannya harus disaat si pasien sdh siap utk menerima donor. Biaya proses ini cukup mahal, skitar 3,8juta klo gak salah, makanya pasien yg menjalani donor thromboapheresis sering mengeluh seolah PMI "jual darah", padahal proses pemisahan dan mempertahankan spy darah tersebut bs ditransfusikan kembali ke tubuh pasien itu yg mahal.Mengingat biaya yg mahal yg dibebankan pd keluarga pasien inilah pendonor diperlukan komitmen nya. Prosesnya adlh sbg berikut:
1. Hr ini teman ke Bank Darah di RS Dharmais yg buka dr jam 9 s/d 4 sore utk di ambil sample darahnya dan di screening apakah bisa menjadi kandidat pendonor. Kemudian teman bisa pulang.
2. Jika darah teman lolos screening yg hasilnya akan diketahui kira2 8 jam dr screening, teman akan di hub dan diharapkan datang kembali ke RS Dharmais (artinya 1 hr setelah screening).
3. Proses pengambilan darah utk thromboapheresis memang lebih lama dr donor darah biasa, kira-kira 2 jam.

Ada permintaan khusus dr ortu #qalista untuk hanya menerima pendonor laki2. Sy blm menerima konfirmasi dr ortu #adzi mengenai ini.

Bagi yg bersedia di screening hr ini harap hub sy. 087880360060 Ina Madjidhan.

+62811837737 Mamanya #Adzi 4,5th
+6282110900090 Ibu Dewi Hara Mamanya #qalista 16th

Ketemu di Lobby Lt Dasar RS Dharmais atau ke lt 2 Bank Darah
Dharmais Hospital National Cancer Center | +62-021-5681570 |
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 84-86, Slipi, Jakarta Barat 11420 . Terima Kasih dan Selamat #BERBAGI .
http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Minggu, 27 Februari 2011

I SAY HELO, AND YOU SAY GOODBYE.

Sembari ku berjalan kaki menuju tempat peristirahatan terakhir Nur Rifa, aku berpikir "Hmmm, si non kecil ini pinter banget ngerjain Wiro, hampir sebulan lebih Wiro menghindar ketemu dengan tubuh kurusnya, hari ini tiada jalan untuk berkelit, dan saat kain putih itu disingkap aku melihatnya tertidur sambil tersenyum.."

"Looooh? Kok sekarang cantik begini?" Tanyaku spontan mengundang senyum Ibu Nanih.

"Iya,bu.. Kemarin-kemarin tulang semua ya?" Ujarnya.

*pengen lakban mulut sendiri deh dengan kespontanan ku ini*

Sendiri diantara ibu-ibu warga sekitar yang tak henti memandangku dan mengkhawatirkan kakiku terkena becek tanah liat, aku kagum akan kekeluargaan mereka, semua dikerjakan sendiri dalam pengurusan jenazah. Dan sangat sistematik hingga cepat selesai dari memandikan hingga siap dibawa ke makam. Rasa #BERBAGI yang kental diantara sesama sangat menentramkan jiwaku.
Selepas memakamkan Rifa aku tetap duduk di depan rumah mereka ngobrol, mendengarkan cerita selama Rifa di rawat di RS Anak Harapan Kita.

Maghrib hampir menjelang saat ku berpamitan kepada keluarga sederhana ini.

"Jangan putus silaturahmi." Pesanku..

Silaturahmi hanya terputus oleh maut, seperti gadis kecil Rifa yang melahirkan tali silaturahmi antara aku dan keluarganya, juga kepada Pak Lukman yang sangat berperan dalam memberikan bantuan pada Rifa.

I SAY HELO, AND YOU SAY GOODBYE,RIFA..

Ya ALLAH ,
Pelajaran telah diterima, masih di cerna.
Tiada yang tak bermanfaat, semua ciptaan ALLAH di dunia ini..
Partikel debu pun memiliki manfaat..

Maka aku adalah debu..

Wiro out.
http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Sabtu, 26 Februari 2011

Selamat Jalan Rifa

Innalillahi wainnaillahi rojiun, telah meninggal dunia Nur #rifa Afiffah,Lahir 4 Okt 2010. Meninggal 27 Februari 2011. Gadis kecil yg telah mengukir sebuah kisah dlm kehidupanku, terima kasih utk pembelajaran kehidupan.
ALLAH lebih menyayangimu.

Terima Kasih untuk Pemerintah Daerah Tangerang Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Selatan, Rumah Sakit Anak Harapan Kita, Seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada Rifa.

Atas nama seluruh komunitas #BERBAGI, Ina Madjidhan

3 KIND OF GIVERS

There are three kinds of givers -- the flint, the sponge and the honeycomb.
To get anything out of a flint you must hammer it. And then you get only chips and sparks.
To get water out of a sponge you must squeeze it, and the more you use pressure, the more you will get.
But the honeycomb just overflows with its own sweetness.




Which kind of giver are you?


- Posted using BlogPress from my iPad

Minggu, 20 Februari 2011

LESS RE-TWEETING, MORE ACTION PLEASE

Kenapa BERBAGI?
Begitu banyak Tweet, Retweet, keluhan, cacian, hujatan ketidak puasan akan kehidupan. BERBAGI adalah bentuk realisasi untuk melakukan perubahan kebaikan.
BERBAGI adalah tindakan spontan reaksi dari keadaan yang membutuhkan bantuan.
BERBAGI mengantisipasi ketidakpuasan yang biasanya dilontarkan hanya melalui kata-kata di linimasa maupun status media sosial.

LESS RETWEETING MORE ACTION, PLEASE...

Inilah saatnya perbuatan nyata lebih diperlukan dan menjauhi keluh kesah yang berujung pergunjingan tiada guna.

JIKA TIDAK PUAS AKAN SUATU KEADAAN, HENTIKAN KELUH KESAH, LAKUKAN TINDAKAN NYATA UNTUK MELAKUKAN PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK.
*WIRO sableng nge-tweet*

Semua orang dapat berkeluh kesah, tapi tidak semua orang mampu menahan lidah dan melakukan perbuatan nyata agar keluh kesah hanya menjadi kisah dalam kalimat bentuk lampau.

Demikian pula banyak yang bisa dengan baik mengutarakan isi hati dengan tulisan atau perkataan... Tapi tidak banyak yang bisa bertindak agar suatu permasalahan mendapatkan solusi yang terbaik.

BERBAGI belajar untuk melakukan perbaikan tanpa diikuti embel-embel "KARENA".
Biarlah alasan kenapa BERBAGI menjadi urusan mereka yang lebih memiliki kapasitas untuk menindakinya.
Karena perbuatan baik bisa saja menjadi tidak baik jika ada embel-embelnya..

WIRO out.

Jumat, 18 Februari 2011

AWARD TERTINGGI BERBAGI

Dengan ramainya gema ajakan voting pegiat sosial di jagat sosial media sejak Klik Hati di koar kan..Wiro banyak berpikir dan memperhatikan. 
Memperhatikan dampaknya pada diri sendiri dan pada teman-teman BERBAGI.
Demi menjaga hati agar niat tetap lurus, Wiro memang tidak akan menggemakan ajakan untuk voting kegiatan BERBAGI..
Karena memang dari awal BERBAGI ini murni ajakan untuk melakukan kebaikan, jika kemudian saya dipercayakan teman-teman untuk menyalurkan bantuan kepada yang menurut pandangan saya berhak dan perlu, ya hal itu hanyalah efek samping saja.
BERBAGI baru akan dikatakan berhasil jika teman-teman terinspirasi untuk melakukan BERBAGI dimulai dari diri mereka sendiri, tidak sekedar menitipkan bantuan melalui Wiro.
Selama ini Wiro wara wiri untuk BERBAGI tidak pernah ada biaya operasional, (baca:Operasional keluar dari kantong pribadi).
Jadi kesimpulannya, yang diperlukan BERBAGI adalah banyaknya hati yang tergerak untuk melakukan kebaikan, tidak sekedar RT..Tidak sandiwara di linimasa.. 
Wiro kehilangan beberapa teman karena pendapat Wiro ini, ada yang bilang Wiro sombong, ada yang bilang Wiro sinting (kemarin-kemarin kemana aja kok baru tau kalo Wiro itu sableng?).
BERBAGI bukanlah pertandingan, pencapaian ataupun pembuktian.. 
BERBAGI adalah jati diri tiap ciptaan TUHAN, karena TUHAN aja BERBAGI.. BERBAGI kesempatan hidup, berbagi nafas, berbagi tiap detak jantung dan tiap tetes darah yang mengalir dalam partikel-partikel tubuh kita. Seperti matahari yang terus BERBAGI manfaat dari sinarnya, seperti udara yang BERBAGI agar manusia terus lestari, sejatinya manusia BERBAGI dalam kapasitasnya masing-masing.
Wiro sangat tersanjung sampai hampir kesandung dengan masuknya gerakan BERBAGI dalam KLIK HATI Award. Dan belajar banyak beberapa minggu terakhir ini, ternyata sangatlah susah menjaga niat agar tetap lurus, sangatlah sulit menjaga hati agar tidak menjadi sombong terhadap pencapaian yang berhasil kita raih, sangatlah berat menahan lidah yang tergoda berkata-kata seolah tahu segalanya.

Wiro hanyalah manusia sederhana yang melakukan hal sederhana yaitu BERBAGI. 
Award tertinggi di dunia adalah jika saya dan teman-teman dalam kegiatan BERBAGI, manusia-manusia sederhana dan ndeso, yang sampai hari ini alhamdulillah masih bisa menjaga niat kami lurus teratur seperti pasukan paskibra bisa terus menggerakkan lebih banyak hati agar melakukan apa yang kami lakukan.

Dan award tertinggi di akhirat nanti hanya ALLAH lah yang berhak memvoting.

Aamiin.

Rabu, 09 Februari 2011

PENCITRAAN #BERBAGI, APAAN SIH?? GAK NGERTI

"PENCITRAAN #BERBAGI"

Terusik dengan komentar betapa kampungannya pencitraan #BERBAGI dengan kata-katanya yang kurang santun.

Dimulai dengan suatu malam seorang yang telah bangkotan di dunia sosial sepakat mau menjalankan bersama suatu program yang menurut Wiro memiliki idealisme yang patut mendapat dukungan. Anggap saja 'beliau' mengkaryakan 30 orang perajin kelom geulis. *Kita bisa menjadi sponsor untuk 30 perajin kelom geulis tersebut melalui program 'beliau' ini jika membeli kelom itu seharga Rp. 1,- Uang itu akan 'beliau' kelola agar perajin kelom yang sudah uzur namun berketerampilan langka itu bisa tetap 'exist' di dunia perkeloman.

Kata sepakat tanpa temu muka di ijab kabulkan via BBM dan linimasa sosial media.

Jurus 'Cocot gaya Wiro' pun dilemparkan.

Hingga 3 malam lalu, 'beliau' mengirimkan pesan yang intinya 'Gaya Ooooiiii!! Kemplang Tampol Wiro' bukanlah strategi PR yang baik, tidak sesuai dengan 'pencitraan' mereka dan mereka tidak bersedia meneruskan kesepakatan dengan BERBAGI. *Catatan Kaki: Konsekuensi kekecewaan 30 orang perajin kelom & 20 orang yang sudah sepakat terlibat dalam aksi #BERBAGI?? So what gitu loh?

Malam berikutnya seorang pegiat BERBAGI mengirimkan email sebagai berikut :
Dear Mbak Ina
Mbak, gw mau curhat nih...

Ya Alhamdulillah gw awal tahun ini ditemukan dengan orang-orang "unik" yang ok-ok semua... Bukan juga terbentuk dari pengen nyari duit.

Gw cuman pengen bilang, kemarin kan elo sempat nge-twit yang isinya menanyakan hasil kerjaan kita ..yang ditulis dengan gaya marah-marah... Gw gak tau itu marah beneran atau gaya becanda.
Tapi sebaiknya jgn di twit gitu, karena orang melihatnya dan menangkapnya beda-beda. Ya menurut gw bisa kontra-produktif aja..

Gitu loh mbak curhat gw.. Mudah-mudahan bisa jadi input supaya bisa lebih solid ke depan nya..

Wiro pun menjawab :

Mu an tu de tab..
Salah perspektif aja kalee..
*memang bnyk yg salah prespektif sama gaya bahasaku*

Ingat filosofi 212, dualisme dlm 1 kehidupan, ragam prespektif dari 1 keadaan. Pluralisme tapi memiliki 1 niat baik.
Terlihat marah belum tentu memang marah. Terlihat bijaksana belum tentu hatinya tidak selicik serigala. Pheeew! Untung gue kunyuk.

Input positif diterima.

-------end of email-------

Kemarin seorang megirimkan pesan BBM sehubung giatnya kampanye yang dilakukan para finalis Klik Hati award. Ia menanyakan kenapa BERBAGI tidak mengkampanyekan agar di voting..
Wiro jawab : TIDAK
Ia bertanya lagi : Memangnya gak kepengen hadiahnya?
"TIDAK"
Ia tidak sepakat, menyatakan SALAH karena Wiro berpendapat seperti ini.
Wiro jawab : "Keberhasilan BERBAGI adalah jika tiap individu yang tergerak untuk mengikuti linimasa BERBAGI secara nyata melakukan aksi yang sama dalam kapasitasnya masing-masing. Karena itu uang tidak memegang peranan besar."
Balasan BBM darinya menyentak kesadaran Wiro :
"Wiroooo, gak semua orang bisa toleran dengan gaya Wiro-mu loh yaa? Be wise,ok?"

(Pernyataan ini keluar dari seseorang yang baru mengenalku selama 1 bulan,tidak pernah bertatap muka. Dia tidak tahu siapa aku sebenarnya.)

Wiro memang seorang sederhana (seperti yang selalu aku impikan). Ia tidak peduli siapa lawan bicaranya, bahkan kepada beberapa pejabat tinggi negarapun 'Gaya Wiro' tetaplah sama. Ada 1 janjiku pada diri sendiri sejak kumulai #BERBAGI . Aku tidak akan membiarkan diriku terkontaminasi dengan materi dan pencitraan. Apa sih pencitraan itu? Jika Wiro adalah satu-satunya manusia di muka bumi ini yang menginginkan pencitraan sebagai Si sableng kampungan namun ringan tangan memberi seluruh kemampuan untuk membantu siapapun yang membutuhkan, maka biarlah pencitraanku sebagai Si Kunyuk alias Anak Kera. *melesat gelantungan di pohon* ooooiiii!! AAaaauuuuuooooo

Wiro212

Selasa, 08 Februari 2011

Jakarta Chapter Indonesia dan Ladies of Harley #BERBAGI kepada #nurrifa



Terima Kasih Jakarta Chapter Indonesia dan Ladies of Harley, atas donasi #BERBAGIsehat kepada Nur Rifa Afiffah, penderita kelainan usus Omfalokel usia 3,5 bulan.



Omfalokel (eksomfalokel) adalah suatu hernia pada pusat, sehingga isi perut keluar dan dibungkus suatu kantong peritoneum. Penanganannya adalah secara operatif dengan menutup lubang pada pusat. Kalau keadaan umum bayi tidak mengizinkan isi perut yang keluar dibungkus steril dulu setelah itu baru dioperasi.

Omfalokel disebabkan oleh kegagalan alat dalam untuk kembali ke rongga abdomen pada waktu janin berumur 10 minggu sehingga menyebabakan timbulnya omfalokel. Kelainan ini dapat segera dilihat, yaitu berupa prostrusi dari kantong yang berisi usus dan visera abdomen melalui defek dinding abdomen pada umbilicus. Angka kematian tinggi bila omfalokel besar karena kantong dapat pecah dan terjadi infeksi.



Semoga Nur Rifa Afiffah bisa melewati masa-masa kritis yang sedang dilaluinya sekarang.

Semoga kebaikan ibu sekalian mendapat balasan kebaikan berlipat ganda dari ALLAH SWT.



Salam BERBAGI

Senin, 07 Februari 2011

Apresiasi dari Klik Hati Award PT MERCK Tbk

Assalam..






Yang teristimewa di hidupku, teman-temanku #BERBAGI ..Yang tak lelah dan bosan menjawab setiap "Ooooiiii!!" & "Toloooong!!" Perjalanan kita untuk mengasah empati sesama agar kehidupan di masa depan dipenuhi lebih banyak perbuatan-perbuatan nyata yang mengajak pada kebaikan mendapat apresiasi dari program Klik Hati yang diselenggarakan PT Merck Tbk dengan masuknya BERBAGI diantara 10 finalis Klik Hati Award. Insya ALLAH kita saling menjaga hati, lidah dan sikap agar selalu merendah, namun terus mengupayakan perbuatan baik yang memberi manfaat maksimal. Mari kita terus berdoa agar kita tidak silau dengan apresiasi & aksi sosial. Bersama kita belajar melakukan segalanya semata-mata karena ALLAH ..

Saya, diana dan stefani juga banyak teman-teman yang saat ini terlibat langsung dalam kegiatan di lapangan yang tidak bisa saya sebut satu per satu memohon maaf untuk kelalaian dan khilaf dalam menyampaikan amanah.

Semoga setiap hari yang terlewati menjadi pembelajaran agar lebih baik di hari esok.



Mengetahui masih ada yang memiliki idealisme dalam #BERBAGI ..Menjaga hati dari kontaminasi materi, melakukannya tanpa pengharapan sudah merupakan kemenangan..



Assalam..



Terima kasih Pakde dan Bude yang tak lelah menasehati dan memberikan saran.

Salut untuk Tim Bandit, berbagai godaan sudah dihadapkan, kalian sampai saat ini bisa menjaga hati. Terus jaga hati, luruskan niat..

Jumat, 04 Februari 2011

Sinopsis Boneka Jemari #BERBAGI RS Kanker Dharmais 26 FEB 2011. 'JAKA MELAWAN RAKSASA'

Dr blognya Mba Indira Abidin,
http://indiraabidin.wordpress.com

(Ps.Maap Wiro gak sempat bikin script, pls improvise. Jk ada yg mau ditanyakan tolong hub @deptonik )

Jaka, seorang anak laki yang pandai dan senang berbagi. Ia sangat disayang oleh kedua orang tuanya yang sudah tua, dan warga desa tempat tinggalnya, karena kebaikan hatinya dan sifatnya yang suka menolong. Apapun yang dimilikinya, selalu dibaginya dengan yang lain. Hatinya yang begitu halus tak pernah tega melihat orang yang kesusahan. Pasti Jaka akan mencarikan bantuan dan pertolongan dari teman dan saudaranya yang lain untuk dapat menolong siapapun yang kesusahan.

Ayah Jaka, seorang pendekar yang sudah mulai berusia senja, rajin melatihnya bela diri. Dengan keahlian bela dirinya itulah ia berani melawan siapa saja yang berbuat tidak baik kepada saudara dan sahabat-sahabatnya.

Suatu ketika desa Jaka kedatangan raksasa buto ijo yang sangat jahat. Raksasa itu mengobrak-abrik rumah warga desa, mengambil makanan dan menakut-nakuti warga desa. Kehadirannya yang berulang kali sangat meresahkan warga desa. Banyak warga desa yang menderita, karena rumahnya dirusak dan persediaan makanannya diambil.

Melihat tetangga-tetangganya resah dan kesusahan, Jaka pun sangat sedih dan geram. Maka ia pun minta izin pada orang tuanya untuk melawan raksasa itu dan membuatnya berjanji untuk tidak mengganggu warga desa lagi.

Ibu dan bapaknya yang sudah tua itu pun memberi izin dengan sangat berat hati. Betapa tidak, Jaka anak satu-satunya. Kalau raksasa itu marah, bukan tidak mungkin Jaka yang masih kecil tidak pulang lagi ke rumah. Keteguhan dan keyakinan Jaka untuk membela warga desalah yang meluluhkan hati orang tuanya.

Sebelum berangkat ibunya memberinya bekal 5 buah kue talam kesukaan Jaka.
"Ini bekal untukmu, Nak. Jangan sampai kelaparan ya," seru ibunya melepas kepergian anak semata wayangnya.
"Jangan khawatir, Bu. Doakan saja. Allah pasti membela yang benar dan berani," kata Jaka sambil memeluk ibunya.

Jaka pun pergi menuju kediaman raksasa di dalam lembah. Belum jauh dari rumahnya, ia bertemu seekor burung. "Hai, Jaka, hendak ke mana kau pergi, wahai anak pemberani?" Tanya sang burung.
"Aku mau melawan raksasa yang jahat dan mengganggu desaku. Kau kelihatannya lapar, burung?" Kata Jaka
"Iya, makananku pun diambil oleh raksasa itu," jawab sang burung.

Jaka pun memberikan bekal kue nya pada sang burung. Setelah makan dengan sangat nikmatnya, burung pun berkata, "Jaka, kamu anak yang sangat baik, suka berbagi dan pemberani. Saya akan ikut membantu kamu melawan raksasa."
"Wah, senang sekali, burung. Ayo kita lawan raksasa itu bersama-sama," seru Jaka kegirangan.

Jaka pun melanjutkan perjalanannya ditemani sang burung. Belum lama berjalan, ia bertemu seekor beruang. Ternyata beruang pun bernasib sama dengan sang burung, ia kelaparan karena makanannya diambil raksasa. Maka Jaka pun memberikan satu kuenya untuk sang beruang. Seperti sang burung, sang beruang pun akhirnya ingin ikut membantu Jaka melawan raksasa.

Tak lama mereka berjalan, mereka bertemu dengan anjing dan kera, dan semua memiliki nasib yang sama, kelaparan karena makanannya diambil raksasa yang jahat. Jaka pun membagi kue buatan ibunya dengan sang kera dan sang anjing. Keduanya pun langsung menawarkan diri untuk membantu Jaka melawan raksasa.

"Wah, kue ibuku bermanfaat sekali membantu teman-temanku," kata Jaka kegirangan. Ia pun memakan kue terakhir yang tersisa setelah keempat kue lainnya habis disantap teman-teman seperjalanannya.

Setelah lama berjalan, mereka pun sampai di kediaman raksasa.

"Hai, raksasa, kau telah banyak menyusahkan warga desa kami. Sekarang keluarlah, lawanlah aku. Kalau aku menang, berjanjilah untuk tidak mengganggu kami lagi," teriak Jaka pada raksasa.

Raksasa keluar dari rumahnya. Ia pun tertawa terbahak-bahak. "Anak kecil mau melawan raksasa? Hahahaha, mana bisa? Pulang sajalah kau sebelum kau kumakan!" Kata raksasa sambil tergelak.

"Ayo lawan kami, raksasa!" Seru Jaka. Ia pun memberi isyarat pada teman-temannya untuk menyerang raksasa. Si beruang mendorong dadanya, si anjing menggigit kakinya, si burung mematok matanya, dan si kera menggelitiki ketiak dan perut raksasa. Raksasapun menjerit-jerit kesakitan dan kegelian. Ia tak bisa melawan keempat binatang itu. Jaka pun melihat kesempatan. Dengan ilmu bela dirinya, dihantamnya pusar raksasa, yang ternyata adalah titik lemah raksasa itu. Sang raksasa pun terjerembab dan teriak-teriak minta ampun.

"Ampun, ampun, hentikan semuanya," teriaknya.
"Janji dulu kau tak akan lagi mengganggu kami semua," seru Jaka.
"Iya aku berjanji, lepaskan aku," teriak raksasa minta ampun.

"Baiklah, teman-teman, mari kita lepaskan, ia sudah berjanji. Hai, Raksasa, kalau sampai kudengar lagi kau ganggu desa kami, kami akan kembali," teriak Jaka pada raksasa.

Jaka dan kawan-kawan pun pulang ke desa dengan gembira. Ternyata dengan memadukan keahlian bersama, raksasa pun dapat dikalahkan.

Ibu dan Bapak Jaka bukan main suka cita melihat anaknya kembali bersama teman-temannya. Setelah mendengar cerita mereka, ibunya pun berkata dengan lembut, "Anakku sayang, siapapun dapat mengalahkan raksasa, asal ia baik hati, sayang pada sesama, berani, teguh hati dan mau bekerja sama. Hatimu yang baik telah mendatangkan bala bantuan bagimu. Bersama-sama kalian telah berhasil."

Semua warga desa pun makin sayang pada Jaka. Setelah kejadian itu desa Jaka aman dan tentram, tak ada lagi raksasa yang berani mengganggu.

——–

Cerita ini sempat menjadi cerita favorit Hana. Sebelum tidur ia sering sekali minta diceritakan cerita ini berulang kali. Melalui cerita ini aku pun berkesempatan mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, keberanian, kebaikan hati, kerja sama dan berbagi.

Untuk anak-anak yang sedang sakit, cerita ini merefleksikan perjuangan melawan penyakit. Raksasa adalah refleksi penyakit yang mengganggu dan meresahkan. Dengan saling berbagi kasih, berbagi cerita, berbagi kekuatan, anak-anak akan saling mendorong dan menyemangati, bekerja bersama melawan penyakit.

Semoga bermanfaat bagi sahabat-sahabat semua.
Amin.