Kamis, 31 Maret 2011

Target Sourcing Service & Kompas Group #BERBAGIcangkringan




Kamis, 31 Maret 2011 @deptonik atau yang biasa kita kenal dengan Priyono mewakili #BERBAGI menerima buku-buku yang diserahkan oleh Target Sourcing Service dan Kompas Group untuk #BERBAGIcangkringan yang akan dikirim oleh @CSMcargo yang #BERBAGI #cargoGRATIS ..

Niat Baik insya ALLAH selalu mendapatkan jalan untuk merealisasikannya dengan mudah.
Terima kasih kawan-kawan #BERBAGI ..






- Posted using BlogPress from my iPad

Selasa, 29 Maret 2011

#BERBAGI BERSAMA KOMUNITAS JENDELA

Apa kabar korban erupsi Merapi?

Sudah 5 bulan berlalu dan mereka masih terus berjuang, bahkan bertekad merintis hidup baru. Pun demikian dengan anak-anak. Di Shelter Gondang 1 Cangkringan, hunian sementara korban erupsi Merapi, keterbatasan fasilitas tidak menghentikan antusiasme dan semangat belajar mereka. Ketakutan akan masa depan, seperti yang tersirat dalam puisi di atas, terkikis perlahan berkat kegigihan para relawan. Anak-anak menjadi punya harapan, punya keberanian untuk terus berjuang. Tak heran mereka begitu bersyukur atas kehadiran para relawan.

Lalu bagaimana dengan kita yang tidak bisa menjadi relawan, namun ingin ikut berbagi semangat kepada anak-anak itu?

Kami, dari Komunitas Jendela bekerja sama dengan komunitas #BERBAGI, yang peduli dengan pendidikan anak tergerak untuk membuat program Jendela Cangkringan, program pengadaan perpustakaan (balai anak) di Shelter Gondang 1, Wukirsari, Cangkringan. Rencananya, perpustakaan ini akan berisi buku-buku untuk anak seperti buku pelajaran, buku cerita, buku bergambar, komik, dll.

Tentunya akan sulit mewujudkan perpustakaan dengan koleksi buku yang lengkap apabila kami hanya bergerak sendiri. Oleh karena itu, kami ingin mengajak anda sekalian untuk ikut berkontribusi, menyumbangkan buku, berapapun jumlahnya. Dengan terlibat dalam program ini, kita tak hanya ikut serta menanamkan ilmu lewat setiap buku yang sampai ke tangan anak-anak itu, tapi juga membagikan mimpi, kebahagiaan, juga semangat yang mengalir di tiap halamannya.

Yuk, berbagi buku lewat program Jendela Cangkringan ini.

Caranya :

Sumbangkan buku bacaan anak-anak (buku cerita, majalah anak, komik, bahkan buku pelajaran) ke dropping point :

Angkringan KR  (depan kantor redaksi Kedaulatan Rakyat, Jl. P. Mangkubumi)

CP : Chiil 08562575899

(bagi yang ingin mengirimkan langsung ke Jogja, bisa hubungi CP untuk alamatnya)

Rencananya setiap 1 minggu 1x, ada dropping point di Angkringan KR.

Yang berdomisili di Jakarta, Semarang, Surabaya dan sekitarnya, tapi mau ikut berbagi buku, bisa drop buku pada hari & jam kerja ke :

CSM Cargo Jakarta, (Pak Rahmad, 0218313132) Jl. Manggarai Utara 6 no 9 Jakarta Timur.

CSM Cargo Semarang, (Bu Nunik, 02470281160) Jl. Satria H 229 Semarang

CSM Cargo Surabaya, (Pak Agung, 031 77336755) Jl. Johar II no 8 Surabaya

CSM Cargo berbagi cargo gratis, dan bersedia mengantarkan buku-buku itu GRATIS!

Untuk tahap 1, kami akan menggalang donasi berupa buku maupun uang sampai Jumat, 8 April 2011. Jadi, silakan drop buku sebelum tanggal itu. Terima kasih 

Setiap buku yang kita sumbangkan akan menanamkan nilai-nilai penting yang akan mereka bawa sampai dewasa. Siapa tau, buku kita menjadi jalan bagi mereka meretas masa depan, mewujudkan cita-cita.
 

Sabtu, 26 Maret 2011

NIKMAT HIDUP PAS-PAS AN.. #BERBAGI Jumat 25 2011

Pak @abusyamil2004 mention saya mengenai keperluan Peralatan Shalat untuk korban kebakaran yang terjadi pada hari rabu 23/3 pukul 10.30 di RT 4, 9,10 dan 11 RW 06 Pengangsaan di Jalan Tambak Jakarta Pusat. Tidak ada korban jiwa.15 Rumah terbakar, total jumlah yang rusak sebanyak 24 rumah. Jumlah KK ada 27  yang terkena musibah dan sebanyak 111 jiwa.

Weits! Kesempatan #BERBAGI jangan pernah dilewatkan. ALLAH selalu membuka pintu tabungan pahala, tidak hanya 1 kali dalam sehari, tapi dalam jumlah tak terhitung. Seperti Jumat yang berkah ini. Begitu banyak kegiatan #BERBAGI di hari Jumat ini. #BERBAGI kepada Guru-guru sekolah dasar untuk rekreasi ke Dufan Alhamdulillah ada Ma'am W.H dkk yang giat #BERBAGI, #BERBAGI 50 Nasi Bungkus (rutin tiap hari Jumat dengan hestek #jumatBERBAGI). Ditambah dengan #BERBAGI peralatan shalat kepada korban kebakaran yang berarti harus buru-buru membeli peralatan shalatnya. Karena broadcast dan tweet tidak mendapat sambutan alias tidak ada yang menitipkan amanah.
Seperti biasa walaupun uang tidak ada, modal hanya Niat BAIK & DOA agar diberi kemampuan oleh ALLAH SWT.

Ibuku tercinta bergerak ke pasar tasik dengan tugas Alat Shalat, minta bayarin emak dulu aaaah.. Bapak ku yang berusia 80 th bergerak ke Masjid dengan tugas Nasi Bungkus. Aku ke sekolah untuk koordinasi #BERBAGI kepada guru-guru SD ke Dufan. Menyempatkan diri kabur ke supermarket membeli Pampers untuk #BERBAGIsayapibu yang dijalankan Uni @emmytampi tiap awal bulan. Kriiiiing! Pak Lukman #rifa menelpon untuk segera menyelesaikan pertanggung jawaban pengeluaran almarhumah #rifa
#BERBAGIsehat. Langsung telpon @stefanihanjaya.

Luar biasa.. Badan kok gak letih ya? Oh iya, tadikan sudah berdoa minta dimampukan.

Ping!! @dutika #BERBAGIspp kasih kabar baik karena beberapa pegiat #BERBAGI menitipkan amanah untuk Alat Shalat.. Ping! Ada lagi pegiat #BERBAGI yang menitipkan amanah.. Ping! Satu lagi..*melirik ke atas sambil senyum*
"ALLAH ku, senangnya becanda deh.. Bikin hatiku dag dig dug berpikir duit dari mana ya?
Baru sampai di dag.. Belum dig dug.. Sudah dijawab DOA ku..
Aaah, memang paling enak jadi orang pas-pas an.. Pas perlu uang beli Alat Shalat.. Pas ada yang titip amanah.
Pas lagi memantau linimasa, Pas ada yang memerlukan #BERBAGI .. "

Orang kaya adalah mereka yang tidak memerlukan banyak, orang miskin adalah mereka yang selalu merasa tidak pernah cukup.. Wiro. OUT.

EUPHORIA SEMATA.. EARTH HOUR 2011

#BERBAGI memadamkan lampu pada pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.
Anehnya setelah earth hour selesai saya melihat kawan-kawan di sosial media tetap berkicau di linimasa..
Ini namanya salah kaprah, penghematan listrik dianggap hanya memadamkan lampu saja.. Harus diakui orang indonesia memang paling pandang ngeles alias berkilah.
Terutama sekali dalam hal aturan yang ditetapkan.
Contohnya pemakaian seragam, jika aturannya memakai sepatu hitam. Maka sepatu hitam didominasi warna silver sebagai aksen tetap dipakai. Jika ditegur akan berkilah "Tapi warna dasarnya kan hitam."

Inilah salah satu penyebab gerakan apapun tidak bisa mencapai hasil maksimal. Karena pola pikir manusianya selalu mencari celah aturan mana yang bisa dibengkok atau dipelintir. *tepok jidat*

Mengingatkan saya pada gerakan #BERBAGI, dimana sejatinya menjadi gaya hidup. Menjadi jati diri. Bukan momentum euphoria saja.

Pernah saya katakan pada seorang teman : "Gerakan #BERBAGI ini gagal total.. Gatot!!" *sambil lap keringat di jidat* "Kalau aku tidak berkoar-koar mengingatkan, sedikit sekali yang tetap melakukannya sendiri, ditambah dengan kenyataan Re-Tweet tidak sebanding dengan Re-Action.."

Banyak orang tidak memaknai 'KATA KERJA'..
Cinta -> Mencintai.
Kerja -> Bekerja.
Bagi -> BERBAGI.
Dari 'kata pasif' menjadi 'kata kerja'.
Tweet -> Re-Tweet ??
Tidak ada kata kerja di sana... Sekedar Re-Tweet tanpa Re-Aksi tidak cukup!!
Kata yang hanya menjadi omongan kosong. Karena tidak dimaknai. Sama seperti Earth Hour ini.. Lelucon besar-besaran. Karena tidak menjadi gaya hidup. Mungkin pemakaian listrik di Indonesia yang terbesar untuk charging blackberry. Kenapa? Karena saat Earth Hour pun blackberry tetap ping! ping! ping!

Mau anak dan cucu masih bisa menikmati bumi? DO EARTH HOUR EVERY HOUR !! Use electricity wisely..

Kamis, 24 Maret 2011

BAHAGIA TANPA SYARAT by Dinar Sugiantoro @dinaries

Akhirnya terhasut juga buat nulis.. Hanya ingin ikut Share tentang Bahagia Tanpa Syarat.

Bertahun lalu bahagia buat saya adalah tanda tanya. Yang mana ya titik yg disebut bahagia? Apakah saat dalam dada seperti ada kup-kupu2 dan lonjakan listrik ribuan watt, sehingga kita ingin selalu tersenyum.
Jadi murah hati. Melihat smua orang tiba-tiba ganteng dan cantik. Perasaan itu saya dapat jika saya mendapatkan sesuatu yang saya inginkan. Misalnya tiba-tiba dapat komisi besar di kantor, naik pangkat., dan lain-lain.

Lalu saya memilih jadi Ibu Rumah Tangga. Nah.. Mana lagi titik yang bisa saya tuju untuk "bahagia". Anak bisa baca? Prestasi bagus? Klise. Saya tahu. Itu hanya awal kecil, karena hidup gak cuma perlu itu.

Titik itu terjawab di BERBAGI. Sejak berjumpa alien Wiro ini, aura BERBAGI kasih benar-benar besar dan menyenangkan. Saat itulah, hingga detik sy menulis ini, saya merasa saya menemukan bahagia hakiki. Tak ada yang tak bisa membuat saya tersenyum. Memiliki listrik jutaan watt di dada. Dan saya selalu merasa, ALLAH memberi saya segalanya. SEGALA KEBAHAGIAAN. Tanpa batas, tanpa syarat. Seperti kekasih yg mendapatkan cinta, dan jatuh cinta padaNYA setiap saat. Itulah yang saya rasakan.

Kini  saya tahu. Saya bahagia luar biasa. Hanya dengan 1 cara sederhana. BERBAGI dengan hati. Just that.

Lakukan sesegera, apa saja, sebisanya, sepenuh jiwa raga, hanya demi cinta kekasih terindah. DIA.

Thanks & Regards
Dinar Sugiantoro

BAHAGIA TANPA SYARAT

Saat sedang ngobrol dengan beberapa orang kawan, mendadak kawan di sampingku berteriak kegirangan setelah menerima pesan di blackberry nya. Hampir loncat dari duduknya.
"Gue bahagiaaaaaaa.." Ucapnya setengah teriak.
Tiga jam setelah itu dia masih mesem-mesem. Enam jam kemudian dia sudah hampir normal. Hmmm.. Esok hari saat bertemu lagi dia malahan sedang mutung seperti lutung.

BAHAGIA.. Kok seperti tensi darah ya untuknya? Momentary..Temporary..

Padahal manusia diciptakan TUHAN memiliki hak untuk BAHAGIA tanpa syarat.
Tidak ada ajaran agama manapun yang mengajarkan bahwa manusia hanya bisa BAHAGIA jika ....
Misalnya : Saya akan bahagia jika punya rumah, mobil mewah, pasangan yang baik & ganteng seperti si Anu & seterusnya.

Manusialah yang mengkondisikan bahwa BAHAGIA itu hanya bisa dicapai jika memenuhi persyaratan duniawi.

Apakah anda perlu status atau jabatan tertentu? Bekerja super keras? Harus memenuhi kualifikasi tertentu untuk merasakan kebahagiaan BERNAFAS? Eh! Jangan-jangan anda tidak sadar ya kalau diberikan kemampuan bernafas itu, anda BAHAGIA ? Atau anda tidak meRASA BAHAGIA saat anda bernafas?
*muka bengong*

Yang luar biasa adalah, TUHAN ciptakan manusia dengan kemampuan super untuk #BERBAGI menciptakan kebahagiaan kepada sesama.

Kesimpulannya : Manusia berhak BAHAGIA tanpa syarat dan memiliki kemampuan menciptakan kebahagiaan tanpa syarat juga.. Lillahita'alla..
Kawan, HIDUP ADALAH PILIHAN, anda mau BAHAGIA atau TIDAK BAHAGIA ?
*silakan pilih, resiko tanggung sendiri*

Rabu, 23 Maret 2011

Selamat Jalan #Qalista, 16th sempurna telah kau lalui.

Sejak awal obrolan via SMS dengan Mba Dewi, mama Qalista beberapa minggu lalu,aku memang merasa sangat 'klik'. Aku memahami setidaknya 10% apa yang saat itu sedang dialaminya. Ibuku tercinta berjuang dengan 2 macam kanker dan 1 macam tumor ganas langka. Hingga kini masih bersama kami.
Posisi Mba Dewi sebagai seorang ibu yang mendampingi putrinya berjuang melawan kanker, setidaknya 10% aku mengerti. Hanya 10% karena membayangkan saja aku tidak mampu dan tidak berani untuk berada di posisinya.
Jangankan kanker, pada nyamuk saja aku tiba-tiba bisa menjadi pembunuh berdarah dingin karena tidak rela si nyamuk menghisap sebagian kecil darah anakku.
Itulah naluri seorang ibu. Yang berjuang 9 bulan dan saat melahirkan buah hatinya. Yang merelakan dirinya menderita ketimbang buah hatinya.

ALLAH ku,limpahkan kesabaran & keikhlasan pada Mba Dewi..

12.13pm.
"Qalista sudah mau pergi nih" Kata Mba Dewi.

Lidahku kelu. Dadaku sesak. Ada sesuatu yang berat di tenggorokan ku..
Untuk ku QALISTA bukan sekedar nama dalam kegiatan #BERBAGI . QALISTA adalah guruku tentang bagaimana memaknai hidup.. Menghargai tiap detik yang berlalu.. Usia yang merupakan rahasia Sang Pencipta Hidup sejatinya dilalui dengan 'RASA'.. Bukan hanya berlalu begitu saja..Tanpa 'RASA' kita tidak bisa dikategorikan sebagai makhluk hidup..
Waktu yang tak terhenti sejatinya tak pernah kita biarkan terlewati tanpa ungkapan kasih sayang pada orang-orang yang kita sayangi.
Tanpa permintaan maaf atas khilaf yang kita lakukan.

Satu hari beberapa minggu lalu Mba Dewi bercerita Qalista mutung karena kehebohan yang disebabkan oleh broadcast keperluan donor darah untuknya.
"Seperti dying aja aku." Kira-kira begitu dia ngedumel.

ALLAH ku, aku titip guru kehidupanku QALISTA SEPTINELA yang hari ini tanggal 23 Maret 2011 Jam 12.15 siang kembali kepadaMU. Aku yakin ALLAH jauh lebih menyayangi QALISTA. Dan ALLAH merasa tugas QALISTA di dunia ini sudah diselesaikan dengan baik. Jangan lupa kuatkan hati seorang ibu yang tegar dan bijaksana, Mba Dewi dan keluarganya, ya Rabb..
Oh,ya.. Titip salam untuk Qalista dariku Ya ALLAH .. Aku baru mau mengucap HELLO, Qalista sudah bilang GOODBYE..Assalamualaikum adik ku, kehidupan di sisi ALLAH pasti jauh lebih menyenangkan.
Aamiin.
http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Minggu, 13 Maret 2011

SAMBUNGAN LANGSUNG JARAK JAUH : DOA KEPADA ALLAH SWT

Hanya orang yang mendapat cahaya Allah yang mendapatkan kebahagiaan hakiki, kebahagiaan yang tidak dibuat-buat, kebahagiaan yang abadi.

Berbeda dengan hal-hal yang bisa kita dapatkan dengan ihtiar, begitu banyak nikmat Allah bertebaran di muka bumi, yang jika kita mau berusaha INSYA ALLAH bisa kita dapatkan. Manusia yang berikhtiar sebaik mungkin menggapai nikmat-nikmat itu, dan yang bermalasan tetap dalam kepurukan hidup.
Namun diluar nikmat yang bisa diperoleh melalui ikhtiar kita itu, cahaya Allah hanya diberikan kepada orang-orang yang INGIN diberi-NYA.

*kedua tangan ambil posisi berdoa dan mengucap " Ya Allah pilihlah hamba untuk menerima cahaya MU, ALLAHUMMA AAMIIN"

Badan manusia diciptakan ALLAH 'SELULER' dan 'BIOPLASMIC'.
Seluler yaitu badan kasar atau jasad yang dapat dilihat.
Bioplasmic yaitu badan yang tak terlihat berupa cahaya atau aura atau energi. Badan Bioplasmic inilah yang melindungi manusia dari gangguan makhluk halus seperti jin dan virus. Juga melindungi manusia dari perbuatan jahat seperti fitnah dan hibah.
Cahaya bioplasmi (Baca AN-NUR ayat 35) memiliki 3 lapis yaitu cahaya :
1. Eterik
2. Astral
3. Kausal

Cahaya biopasmic ini memancar berpijar pijar keluar pada saat manusia :
1. Berniat
2. Berdoa
3. Berprasangka

Bagaimana menghilangkan keraguan dalam setiap NIAT, DOA dan PRASANGKA.
NIAT dan DOA yang baik adalah yang DISEBUT dan DIBAYANGKAN.
Agar otak kiri dan otak kanan bekerja bersamaan.
Secara ilmiah syaraf manusia itu miring. (Jadi jangan marah jika ada yang mengatakan anda miring atau sableng seperti saya,karena memang begitulah adanya.)

Syaraf kanan mengatur badan sebelah kiri demikian pula sebaliknya.
Maka sebaiknya pada saat berDOA menggunakan kata-kata untuk menstimulasi otak kiri , membayangkan untuk menstimulasi otak kanan.

Kiri: Kanan:
-Kata-kata. -Kreatifitas
-Matematika. -Warna
-Verbal. -Artistik
-Logis. -Visualisasi
-Fakta. -Intuisi
-Analisa. -Gagasan
-Syair Lagu. -Khayalan
-Lineal. -Holistik
-Melihat rincian halus. -Musik
-Bentuk
-Ruang
-Sintesa

Pada saat otak menyampaikan pesan pada syaraf, gelombang bioplasmic diaktifkan dan kemudian memancar keluar dari diri kita.

Kamis, 10 Maret 2011

Mas #Adzi nyanyi jgn menyerah. #KankerAnak

Terima kasih untuk lagunya ya Mas #Adzi..

http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Modal #BERBAGI hanya NIAT & DOA.

Tiap manusia diciptakan memiliki perannya masing2 terhadap kehidupan ini. Peran yang dapat kita lakukan hanya bermodal NIAT baik adalah #BERBAGI kpd sesama. Mari kita gaung-kan empati dengan sosialisasikan aksi-aksi #BERBAGI individu maupun berkelompiok. Disertai NIAT & DOA yang baik agar setiap perbuatan kita mendapat ridho Sang Pencipta. Ayo kita #BERBAGI teman2!
Salam, Ina Madjidhan

http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Rabu, 09 Maret 2011

Apa sih THROMBOAPHERESIS itu?

Koar-koar meminta teman-teman #BERBAGI donor THROMBOAPHERESIS untuk #Qalista dan #Adzi. Tapi apasih THROMBOAPHERESIS itu? Adalah suatu metode pengambilan darah dengan memisahkan plasma darah dengan thrombosit nya menggunakan mesin filter khusus.
Metode ini biasanya digunakan untuk plasma dan platelet darah.

Sel darah putih - berfungsi menentang penyakit
Sel darah merah -berfungsi mengangkut oksijen
Platelets - berfungsi menolong menghalang pendarahan

Plasma darah adalah komponen darah berbentuk cairan berwarna kuning yang menjadi medium sel-sel darah, dimana sel darah ditutup. 55% dari jumlah/volume darah merupakan plasma darah.


http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Update #BERBAGI #KankerAnak #Qalista

Telah berkomitmen utk #BERBAGI donor darah kepada #qalista 16th Kanker Darah #KankerAnak
Pak Ari & Pak Aditiya via @adhenoor
Dony via @m4yasarwono
Pak Erwin via @idenyadini & Pak Slamet

Terima Kasih dan Selamat telah merealisasikan niat baik #BERBAGI apa yg telah diberikan Sang Maha Pemberi kepada kita.

Allahumma, limpahkanlah nikmat dunia dan akhirat kepada saudara-saudara ku ini Pak Ari, Aditiya, Dony Sarwono bin Sarwono, Erwin Hanapi Noekman dan Pak Slamet yang telah dengan ikhlas #BERBAGI kepada adik-adikku yang sedang menjalani kehidupan dengan nikmat sakit, ya Rabb. Aamiin Allahumma Aamiin.
http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

#BERBAGI PEDULI #KankerAnak #Adzi 4,5th #Qalista 16th Penderita Kanker Darah

Teman, kebutuhan darah O+ utk pasien kanker darah anak #adzi & #qalista masih diperlukan, sbg info thromboapheresis itu proses pemisahan darah dgn thrombosit dan plasma darahnya. Pendonor harus dlm keadaan fit dan tdk kurang dari 60kg. Darah yg sudah dipisahkan hanya bertahan selama 5jam, shgga proses pengambilannya harus disaat si pasien sdh siap utk menerima donor. Biaya proses ini cukup mahal, skitar 3,8juta klo gak salah, makanya pasien yg menjalani donor thromboapheresis sering mengeluh seolah PMI "jual darah", padahal proses pemisahan dan mempertahankan spy darah tersebut bs ditransfusikan kembali ke tubuh pasien itu yg mahal.Mengingat biaya yg mahal yg dibebankan pd keluarga pasien inilah pendonor diperlukan komitmen nya. Prosesnya adlh sbg berikut:
1. Hr ini teman ke Bank Darah di RS Dharmais yg buka dr jam 9 s/d 4 sore utk di ambil sample darahnya dan di screening apakah bisa menjadi kandidat pendonor. Kemudian teman bisa pulang.
2. Jika darah teman lolos screening yg hasilnya akan diketahui kira2 8 jam dr screening, teman akan di hub dan diharapkan datang kembali ke RS Dharmais (artinya 1 hr setelah screening).
3. Proses pengambilan darah utk thromboapheresis memang lebih lama dr donor darah biasa, kira-kira 2 jam.

Ada permintaan khusus dr ortu #qalista untuk hanya menerima pendonor laki2. Sy blm menerima konfirmasi dr ortu #adzi mengenai ini.

Bagi yg bersedia di screening hr ini harap hub sy. 087880360060 Ina Madjidhan.

+62811837737 Mamanya #Adzi 4,5th
+6282110900090 Ibu Dewi Hara Mamanya #qalista 16th

Ketemu di Lobby Lt Dasar RS Dharmais atau ke lt 2 Bank Darah
Dharmais Hospital National Cancer Center | +62-021-5681570 |
Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 84-86, Slipi, Jakarta Barat 11420 . Terima Kasih dan Selamat #BERBAGI .
http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Minggu, 27 Februari 2011

I SAY HELO, AND YOU SAY GOODBYE.

Sembari ku berjalan kaki menuju tempat peristirahatan terakhir Nur Rifa, aku berpikir "Hmmm, si non kecil ini pinter banget ngerjain Wiro, hampir sebulan lebih Wiro menghindar ketemu dengan tubuh kurusnya, hari ini tiada jalan untuk berkelit, dan saat kain putih itu disingkap aku melihatnya tertidur sambil tersenyum.."

"Looooh? Kok sekarang cantik begini?" Tanyaku spontan mengundang senyum Ibu Nanih.

"Iya,bu.. Kemarin-kemarin tulang semua ya?" Ujarnya.

*pengen lakban mulut sendiri deh dengan kespontanan ku ini*

Sendiri diantara ibu-ibu warga sekitar yang tak henti memandangku dan mengkhawatirkan kakiku terkena becek tanah liat, aku kagum akan kekeluargaan mereka, semua dikerjakan sendiri dalam pengurusan jenazah. Dan sangat sistematik hingga cepat selesai dari memandikan hingga siap dibawa ke makam. Rasa #BERBAGI yang kental diantara sesama sangat menentramkan jiwaku.
Selepas memakamkan Rifa aku tetap duduk di depan rumah mereka ngobrol, mendengarkan cerita selama Rifa di rawat di RS Anak Harapan Kita.

Maghrib hampir menjelang saat ku berpamitan kepada keluarga sederhana ini.

"Jangan putus silaturahmi." Pesanku..

Silaturahmi hanya terputus oleh maut, seperti gadis kecil Rifa yang melahirkan tali silaturahmi antara aku dan keluarganya, juga kepada Pak Lukman yang sangat berperan dalam memberikan bantuan pada Rifa.

I SAY HELO, AND YOU SAY GOODBYE,RIFA..

Ya ALLAH ,
Pelajaran telah diterima, masih di cerna.
Tiada yang tak bermanfaat, semua ciptaan ALLAH di dunia ini..
Partikel debu pun memiliki manfaat..

Maka aku adalah debu..

Wiro out.
http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com

Sabtu, 26 Februari 2011

Selamat Jalan Rifa

Innalillahi wainnaillahi rojiun, telah meninggal dunia Nur #rifa Afiffah,Lahir 4 Okt 2010. Meninggal 27 Februari 2011. Gadis kecil yg telah mengukir sebuah kisah dlm kehidupanku, terima kasih utk pembelajaran kehidupan.
ALLAH lebih menyayangimu.

Terima Kasih untuk Pemerintah Daerah Tangerang Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Selatan, Rumah Sakit Anak Harapan Kita, Seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada Rifa.

Atas nama seluruh komunitas #BERBAGI, Ina Madjidhan

3 KIND OF GIVERS

There are three kinds of givers -- the flint, the sponge and the honeycomb.
To get anything out of a flint you must hammer it. And then you get only chips and sparks.
To get water out of a sponge you must squeeze it, and the more you use pressure, the more you will get.
But the honeycomb just overflows with its own sweetness.




Which kind of giver are you?


- Posted using BlogPress from my iPad

Minggu, 20 Februari 2011

LESS RE-TWEETING, MORE ACTION PLEASE

Kenapa BERBAGI?
Begitu banyak Tweet, Retweet, keluhan, cacian, hujatan ketidak puasan akan kehidupan. BERBAGI adalah bentuk realisasi untuk melakukan perubahan kebaikan.
BERBAGI adalah tindakan spontan reaksi dari keadaan yang membutuhkan bantuan.
BERBAGI mengantisipasi ketidakpuasan yang biasanya dilontarkan hanya melalui kata-kata di linimasa maupun status media sosial.

LESS RETWEETING MORE ACTION, PLEASE...

Inilah saatnya perbuatan nyata lebih diperlukan dan menjauhi keluh kesah yang berujung pergunjingan tiada guna.

JIKA TIDAK PUAS AKAN SUATU KEADAAN, HENTIKAN KELUH KESAH, LAKUKAN TINDAKAN NYATA UNTUK MELAKUKAN PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK.
*WIRO sableng nge-tweet*

Semua orang dapat berkeluh kesah, tapi tidak semua orang mampu menahan lidah dan melakukan perbuatan nyata agar keluh kesah hanya menjadi kisah dalam kalimat bentuk lampau.

Demikian pula banyak yang bisa dengan baik mengutarakan isi hati dengan tulisan atau perkataan... Tapi tidak banyak yang bisa bertindak agar suatu permasalahan mendapatkan solusi yang terbaik.

BERBAGI belajar untuk melakukan perbaikan tanpa diikuti embel-embel "KARENA".
Biarlah alasan kenapa BERBAGI menjadi urusan mereka yang lebih memiliki kapasitas untuk menindakinya.
Karena perbuatan baik bisa saja menjadi tidak baik jika ada embel-embelnya..

WIRO out.

Jumat, 18 Februari 2011

AWARD TERTINGGI BERBAGI

Dengan ramainya gema ajakan voting pegiat sosial di jagat sosial media sejak Klik Hati di koar kan..Wiro banyak berpikir dan memperhatikan. 
Memperhatikan dampaknya pada diri sendiri dan pada teman-teman BERBAGI.
Demi menjaga hati agar niat tetap lurus, Wiro memang tidak akan menggemakan ajakan untuk voting kegiatan BERBAGI..
Karena memang dari awal BERBAGI ini murni ajakan untuk melakukan kebaikan, jika kemudian saya dipercayakan teman-teman untuk menyalurkan bantuan kepada yang menurut pandangan saya berhak dan perlu, ya hal itu hanyalah efek samping saja.
BERBAGI baru akan dikatakan berhasil jika teman-teman terinspirasi untuk melakukan BERBAGI dimulai dari diri mereka sendiri, tidak sekedar menitipkan bantuan melalui Wiro.
Selama ini Wiro wara wiri untuk BERBAGI tidak pernah ada biaya operasional, (baca:Operasional keluar dari kantong pribadi).
Jadi kesimpulannya, yang diperlukan BERBAGI adalah banyaknya hati yang tergerak untuk melakukan kebaikan, tidak sekedar RT..Tidak sandiwara di linimasa.. 
Wiro kehilangan beberapa teman karena pendapat Wiro ini, ada yang bilang Wiro sombong, ada yang bilang Wiro sinting (kemarin-kemarin kemana aja kok baru tau kalo Wiro itu sableng?).
BERBAGI bukanlah pertandingan, pencapaian ataupun pembuktian.. 
BERBAGI adalah jati diri tiap ciptaan TUHAN, karena TUHAN aja BERBAGI.. BERBAGI kesempatan hidup, berbagi nafas, berbagi tiap detak jantung dan tiap tetes darah yang mengalir dalam partikel-partikel tubuh kita. Seperti matahari yang terus BERBAGI manfaat dari sinarnya, seperti udara yang BERBAGI agar manusia terus lestari, sejatinya manusia BERBAGI dalam kapasitasnya masing-masing.
Wiro sangat tersanjung sampai hampir kesandung dengan masuknya gerakan BERBAGI dalam KLIK HATI Award. Dan belajar banyak beberapa minggu terakhir ini, ternyata sangatlah susah menjaga niat agar tetap lurus, sangatlah sulit menjaga hati agar tidak menjadi sombong terhadap pencapaian yang berhasil kita raih, sangatlah berat menahan lidah yang tergoda berkata-kata seolah tahu segalanya.

Wiro hanyalah manusia sederhana yang melakukan hal sederhana yaitu BERBAGI. 
Award tertinggi di dunia adalah jika saya dan teman-teman dalam kegiatan BERBAGI, manusia-manusia sederhana dan ndeso, yang sampai hari ini alhamdulillah masih bisa menjaga niat kami lurus teratur seperti pasukan paskibra bisa terus menggerakkan lebih banyak hati agar melakukan apa yang kami lakukan.

Dan award tertinggi di akhirat nanti hanya ALLAH lah yang berhak memvoting.

Aamiin.

Rabu, 09 Februari 2011

PENCITRAAN #BERBAGI, APAAN SIH?? GAK NGERTI

"PENCITRAAN #BERBAGI"

Terusik dengan komentar betapa kampungannya pencitraan #BERBAGI dengan kata-katanya yang kurang santun.

Dimulai dengan suatu malam seorang yang telah bangkotan di dunia sosial sepakat mau menjalankan bersama suatu program yang menurut Wiro memiliki idealisme yang patut mendapat dukungan. Anggap saja 'beliau' mengkaryakan 30 orang perajin kelom geulis. *Kita bisa menjadi sponsor untuk 30 perajin kelom geulis tersebut melalui program 'beliau' ini jika membeli kelom itu seharga Rp. 1,- Uang itu akan 'beliau' kelola agar perajin kelom yang sudah uzur namun berketerampilan langka itu bisa tetap 'exist' di dunia perkeloman.

Kata sepakat tanpa temu muka di ijab kabulkan via BBM dan linimasa sosial media.

Jurus 'Cocot gaya Wiro' pun dilemparkan.

Hingga 3 malam lalu, 'beliau' mengirimkan pesan yang intinya 'Gaya Ooooiiii!! Kemplang Tampol Wiro' bukanlah strategi PR yang baik, tidak sesuai dengan 'pencitraan' mereka dan mereka tidak bersedia meneruskan kesepakatan dengan BERBAGI. *Catatan Kaki: Konsekuensi kekecewaan 30 orang perajin kelom & 20 orang yang sudah sepakat terlibat dalam aksi #BERBAGI?? So what gitu loh?

Malam berikutnya seorang pegiat BERBAGI mengirimkan email sebagai berikut :
Dear Mbak Ina
Mbak, gw mau curhat nih...

Ya Alhamdulillah gw awal tahun ini ditemukan dengan orang-orang "unik" yang ok-ok semua... Bukan juga terbentuk dari pengen nyari duit.

Gw cuman pengen bilang, kemarin kan elo sempat nge-twit yang isinya menanyakan hasil kerjaan kita ..yang ditulis dengan gaya marah-marah... Gw gak tau itu marah beneran atau gaya becanda.
Tapi sebaiknya jgn di twit gitu, karena orang melihatnya dan menangkapnya beda-beda. Ya menurut gw bisa kontra-produktif aja..

Gitu loh mbak curhat gw.. Mudah-mudahan bisa jadi input supaya bisa lebih solid ke depan nya..

Wiro pun menjawab :

Mu an tu de tab..
Salah perspektif aja kalee..
*memang bnyk yg salah prespektif sama gaya bahasaku*

Ingat filosofi 212, dualisme dlm 1 kehidupan, ragam prespektif dari 1 keadaan. Pluralisme tapi memiliki 1 niat baik.
Terlihat marah belum tentu memang marah. Terlihat bijaksana belum tentu hatinya tidak selicik serigala. Pheeew! Untung gue kunyuk.

Input positif diterima.

-------end of email-------

Kemarin seorang megirimkan pesan BBM sehubung giatnya kampanye yang dilakukan para finalis Klik Hati award. Ia menanyakan kenapa BERBAGI tidak mengkampanyekan agar di voting..
Wiro jawab : TIDAK
Ia bertanya lagi : Memangnya gak kepengen hadiahnya?
"TIDAK"
Ia tidak sepakat, menyatakan SALAH karena Wiro berpendapat seperti ini.
Wiro jawab : "Keberhasilan BERBAGI adalah jika tiap individu yang tergerak untuk mengikuti linimasa BERBAGI secara nyata melakukan aksi yang sama dalam kapasitasnya masing-masing. Karena itu uang tidak memegang peranan besar."
Balasan BBM darinya menyentak kesadaran Wiro :
"Wiroooo, gak semua orang bisa toleran dengan gaya Wiro-mu loh yaa? Be wise,ok?"

(Pernyataan ini keluar dari seseorang yang baru mengenalku selama 1 bulan,tidak pernah bertatap muka. Dia tidak tahu siapa aku sebenarnya.)

Wiro memang seorang sederhana (seperti yang selalu aku impikan). Ia tidak peduli siapa lawan bicaranya, bahkan kepada beberapa pejabat tinggi negarapun 'Gaya Wiro' tetaplah sama. Ada 1 janjiku pada diri sendiri sejak kumulai #BERBAGI . Aku tidak akan membiarkan diriku terkontaminasi dengan materi dan pencitraan. Apa sih pencitraan itu? Jika Wiro adalah satu-satunya manusia di muka bumi ini yang menginginkan pencitraan sebagai Si sableng kampungan namun ringan tangan memberi seluruh kemampuan untuk membantu siapapun yang membutuhkan, maka biarlah pencitraanku sebagai Si Kunyuk alias Anak Kera. *melesat gelantungan di pohon* ooooiiii!! AAaaauuuuuooooo

Wiro212